Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Calon Presiden (Capres) 01, Anies Baswedan memastikan pihaknya bersama Muhaimin Iskandar (AMIN) belum menyerah dalam kontestasi Pilpres 2024.
Sambil menunggu keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), kubu AMIN menampung pengaduan laporan dugaan kecurangan pemilu.
"Kalau ada yang bermasalah, di situ kita permasalahkan, tapi kalau tidak ada yang bermasalah ya jalan terus," ujar Anies di kanal YouTube miliknya, kemarin.
Baca juga : Jokowi Puji Inisiatif Menhan Bangun 26 Rumah Sakit TNI
Dijelaskan, pihaknya akan mengupas pelaksanaan Pilpres 2024. Jika prosesnya bermasalah, maka harus ada koreksi dan perbaikan agar tidak terulang.
"Kita tunggu terus teman-teman. Ini hasil penghitungan suara dari KPU belum selesai. Yang menghitung suara itu KPU, yang mengumumkan hasil itu KPU. Jadi kita tunggu sampai KPU selesai menghitung," katanya.
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 mengatakan, jika sudah diumumkan, maka semua pihak hendaknya memastikan proses berjalan benar, akurat dan tanpa tekanan.
Baca juga : Data KPU 71 Orang, Data Kemenkes 84 Orang
"Kemudian ketika pencoblosan sampai penghitungan total jaga suara dengan baik, setelah itu hasilnya diterima semua," katanya.
Intinya, kata Anies, upaya melaporkan dugaan kecuranganPilpres 2024 itu bukan untukmembolak-balikkan hasil Pemilu. Melainkan, memberikan perbaikan atas proses demokrasi di Indonesia.
"Kita ingin Pemilu kita lebih baik lebih jujur, bersih, fair, dan transparan, yang ujungnya kualitas demokrasi kita menjadi lebih baik,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya