Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Wartawan Senior
Sebelumnya
Jangan sampai ada kesan bahwa jaminan perlindungan akan diperoleh setelah kejadian (misalnya setelah dibobol), bukan perlindungan sebelum kejadian.
Bahwa penindakan setelah kejadian itu penting, iya. Namun, yang tak kalah pentingnya adalah pencegahan. Antisipatif.
Baca juga : G20 Mengalir Sampai Ke Bawah
Ibarat mencegah kasus pencurian, petugas dan infrastruktur securitynya harus diperkuat. Jangan sampai kebobolan.
Kalau pun pencurinya telanjur masuk dan kemudian ada kepastian akan diproses hukum, itu juga penting. Tapi harus didahului oleh kuatnya pengamanan.
Ke depan, bukan tidak mungkin, kasus-kasus kebocoran data ini bisa terulang. Karena, sangat mungkin, menurut beberapa orang yang sangat faham IT, urusan ini tidak terlalu sulit.
Prinsip utamanya: lindungi rakyat. Jangan sampai rakyat menjadi korban.
Baca juga : Alarm Hukum Nyaring Sekali
Kasus yang sekarang marak di masyarakat, terutama rakyat kecil, kasus (tiba-tiba dapat tawaran) pinjaman online atau judi online misalnya, sebagiannya bermula dari data-data yang bocor.
Ini persoalan serius. Sangat penting. Jangan sampai sebagian rakyat yang sudah terpuruk, kian terpuruk lagi karena ketidaksanggupan mengamankan data. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.