Dewan Pers

Dark/Light Mode

Polisi Tembak Polisi, Kejadiannya, Kayak Adegan Film Koboi

Kamis, 4 Agustus 2022 20:20 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan (Foto: Istimewa)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kejadian lagi. Polisi tembak polisi. Kali ini, anggota Polda Metro Jaya bernama Bripda EP tertembak temannya sendiri. Kala itu, Bripda EP sedang berjaga di Pos Sekuriti salah satu bank di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/8).

Insiden ini terjadi akibat kelalaian teman Bripda EP, saat membersihkan senjata api.

“Memang terjadi kelalaian atau kecerobohan yang dilakukan oleh anggota Polda Metro atas nama Brigadir AS,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam keterangannya, Kamis (4/8).

Zulpan menjelaskan, penembakan itu terjadi saat keduanya beristirahat di Pos Sekuriti sekitar pukul 14.53 WIB.

Berita Terkait : Nyaris Sebulan dan Melelahkan

Ketika itu, sambil berbincang-bincang dengan Bripda EP, Brigadir AS membersihkan selongsong pistol miliknya.

“Brigadir AS bermaksud memasukkan sarung pistol di pinggang. Tapi, senjata ini kan sensitif masuk ke picunya. Makanya, dia meledak. Ini murni kelalaian,” beber Zulpan.

Dia pun mengibaratkan kejadian ini seperti adegan di film koboy. Pistol tak sengaja meletus, saat hendak dimasukkan ke dalam sarung.

“Pernah lihat film koboi, dengan sarung pistol di pinggang? Ternyata, sebelum dimasukkan, jari masuk ke pemicu,” ujarnya.

Berita Terkait : Jaga Kepercayaan Rakyat

Peluru yang meletus itu terkena Bripda EP. Namun, Zulpan memastikan, luka yang dialami korban tidak begitu parah.

“Tidak bahaya, tidak mematikan. Hanya melukai,” jelasnya.

Bripda EP kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati, untuk mendapatkan perawatan medis.

Zulpan memastikan, penggunaan senjata api saat Bripda EP bertugas menjaga bank, telah sesuai dengan prosedur.

Berita Terkait : Kasus Polisi Tembak Polisi Masih Banyak Tanda Tanya

Kasus ini, kini masih dalam penyelidikan Propam Polda Metro Jaya. ■