Dark/Light Mode

Bahas Penambahan Kuota Haji

Tinggalkan Lokasi Reses, Komisi VIII Siap Rapat Dengan Kemenag

Minggu, 21 April 2019 22:46 WIB
Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher (Foto: Istimewa)
Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi VIII DPR menyambut baik penambahan kuota haji sebanyak 10 ribu orang yang diberikan Kerajaan Arab Saudi ke Indonesia. Komisi VIII pun akan segera mengundang Kementerian Agama (Kemenag) dan stakeholders lain untuk membahas penambahan kuota tersebut agar bisa langsung digunakan di musim haji tahun ini juga.

Penambahan kuota haji ini merupakan oleh-oleh kunjungan dan ibadah umrah Presiden Jokowi ke Arab Saudi, pekan lalu. Dalam kunjungan itu, Presiden Jokowi mengadakan pertemuan dengan Raja Salman bin Abdulaziz. Di sana, Raja Salman menyatakan mengabulkan permohonan penambahan kuota haji Indonesia.

Sebelumnya, jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini ditetapkan 221.000 orang. Dengan tambahan itu, kuotanya menjadi 231.000 orang. Namun, penambahan ini butuh pembahasan baru. Karena menyangkut anggaran dan juga petugas haji yang perlu disiapkan Pemerintah. 

Berita Terkait : Pemerintah Realisasikan Penambahan 10 Ribu Jemaah Haji Tahun Ini Juga

"Tentu kita akan mendengarkan keterangan stakeholders semuanya. Supaya penambahan kuota ini dapat diterapkan merata, adil, dan wajar. Jangan sampai dipaksakan," kata Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher, Minggu (21/4).

Politisi senior PAN ini menegaskan, penambahan kuota haji ini harus segera dibahas secara rinci. Sebab, jumlahnya cukup besar. Ali tidak ingin karena adanya penambahan ini kemudian berpengaruh pada kualitas penyelenggaraan ibadah haji. 

Atas hal itu, pihaknya akan segera mengundang Kemenag untuk rapat di Senayan. Saat ini sebenarnya DPR masih dalam masa reses. Banyak anggota Dewan masih berada di daerah pemilihan masing-masing. Namun, rapat tersebut akan tetap digelar. Pihaknya akan memanggil para anggota Komisi VIII ke Senayan untuk rapat.

Berita Terkait : Patut Diapresiasi, Tambahan Kuota 10.000 Haji

"Karena hal ini menyangkut kebutuhan umat dan mendesak, maka tetap akan kita laksanakan Raker. Meskipun kami sedang dalam masa reses,” sambungnya.

Melalui rapat itu, diharapkan ada alternatif terbaik untuk memaksimalkan penambahan kuota haji yang diberikan Saudi. Terlebih, penambahan kuota ini akan ikut memangkas daftar tunggu  jemaah haji selama ini. 

Hal senada dilontarkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mujahid. Pihaknya siap membahas mengenai anggaran yang dibutuhkan Kemenag untuk bisa memastikan penyelenggaraan ibadah haji bisa tetap terlaksana baik dengan penambahan kuota yang ada.

Berita Terkait : Cepat Serap Gabah Petani

“Kami berharap penambahan kuota ini bisa menjadi nyata. Kemenag bisa segera mempersiapkan akomodasi dan transportasi untuk tambahan jemaah ini," kata politisi Gerindra ini. [KAL]