Dark/Light Mode
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Tausiah Politik
Sebelumnya
Seperti Amir sub pemerintahan, seperti pemimpin militer, pemimpin lokal kedaerahan atau kewilayahan, dan jabatan-jabatan tertentu yang ditetapkan oleh Imam.
Penggunaan istilah-istilah sub pemimpin di bawah kontrol Imam dikenal berbagai istilah teknis, termasuk Menteri (al-wazir).
Istilah Imam lebih banyak digunakan oleh mazhab atau golongan Syi’ah daripada istilah lain seperti Khalifah atau Sultan.
Baca juga : Mengedepankan Dialog Dan Musyawarah
Ini tampaknya juga sebagai reaksi terhadap konsep imāmah golongan syi‘ah yang telah berkembang sebelumnya.
Mazhab syi’ah berpendapat bahwa imāmah merupakan asas terpenting karena dimensinya meliputi wilayah politik dan spiritual.
Menurut faham Syi’ah, imāmah adalah berkah (luthf) Allah yang dianugerahkan kepada hamba pilihan-Nya.
Baca juga : Adakah Standar Suksesi Politik Dalam Islam?
Manusia mampu berbuat baik dan menghindari yang tidak baik adalah semata karena berkah Allah.
Tesis ini kemudian ditarik untuk merumuskan kesimpulan bahwa seorang imām mutlak diperlukan agar kewajiban dan larangan agama dapat dilaksanakan dan agar manusia tidak terjerumus ke dalam dosa dan kejahatan.
Pada saat bersamaan keteraturan dan ketertiban masyarakat bisa tercapai.
Baca juga : Tidak Boleh Menggunakan Kekerasan
Pengangkatan seorang imām dalam mazahab Syi’ah merupakah sebuah keniscayaan.
Bagi pendapat kaum Syi’ah, imam dianggap suci atau bebas dari dosa atau kesalahan (ma’shum).
Syi’ah Imamiyah beranggapan tidak seorang pun memiliki ‘ismah (perlindungan dari salah) setelah Nabi Muhammad kecuali Imam ‘Alī, yang kemudian diwarisi secara berturut-turut oleh ahli waris genealogisnya, sampai kepada imām ke-12 Muhammad Al- Muntazhar yang menghilang. Golongan Syi’ah lain ada yang berpendapat tidak terbatas sampai imam ke 12, tetapi sepanjang zaman. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.